WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Solusi Mobilitas Pulau Semau Terjawab, Pembangunan Fisik Pelabuhan Rakyat Bolok Resmi Dimulai

Metronttdewa.com 14-10-2026 || 11:36:47

Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Selasa (13/10/2026)

Metronewsntt.com, ​Oelamasi— Pemerintah Kabupaten Kupang mengambil langkah strategis dalam memperkuat konektivitas laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Selasa (13/10/2026). Proyek strategis yang menelan anggaran senilai Rp8.640.931.549 ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap sarana transportasi laut yang memadai, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

​Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa Pelabuhan Rakyat Bolok memiliki dua fungsi vital: sebagai sarana penyeberangan masyarakat—khususnya dari dan menuju Pulau Semau—serta sebagai pusat pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan ikan bagi para nelayan.

​“Anggaran yang kita kelola adalah uang negara yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami bersama Wakil Bupati untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari APBD,” tegas Yosef Lede.

​Ia menambahkan, proyek ini merupakan penjabaran langsung dari visi-misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kupang. Selain pelabuhan, pemda juga terus memperjuangkan fasilitas perikanan pendukung lainnya, seperti tempat pelelangan ikan dan pengembangan kampung nelayan melalui sinergi dengan anggaran pemerintah pusat.

​Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Frits Kuhurima, dalam laporan teknisnya menyampaikan bahwa peletakan batu tersebut menandai dimulainya tahapan pekerjaan fisik secara resmi.

 Proyek dengan total pagu Rp8.640.931.549 ini meliputi pembangunan sejumlah fasilitas utama, antara lain area parkir seluas 57 m x 20 m, gedung terminal, pos jaga, tower air, serta causeway (jalan penghubung) sepanjang 200,5 m x 8 m (eksisting 122 m x 4 m). Frits berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat terlaksana sesuai perencanaan, memenuhi standar mutu, teknis, dan keselamatan, serta mengedepankan prinsip transparansi dan ketepatan waktu.

​Dukungan penuh atas dimulainya proyek ini datang dari DPRD Kabupaten Kupang. Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Hengky Loden, mengapresiasi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperjuangkan anggaran tersebut. Menurutnya, keberadaan pelabuhan ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mendongkrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan pendapatan daerah, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Kupang Barat dan Desa Bolok.

​Acara groundbreaking ini berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, Wakil Ketua Majelis Jemaat Elim Bolok Pdt. Felpina Ataupah, Kepala Stasiun Bakamla Kupang, General Manager ASDP Kupang, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Kupang, Plt. Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang, Direktur Utama Perumda Kabupaten Kupang Jony Sulaiman, Pinca Bank NTT Oelamasi Edward Hede, para pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimcam Kupang Barat, para lurah/kepala desa se-Kecamatan Kupang Barat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Bolok.(mnt)


Baca juga :

Related Post